Nah, pada
post ini kami (Blog:TextMissing) akan menceritakan secara singkat bagaimana
terlahirnya Pancasila yang pasti tidak asing di telinga dan mata para Orang
Indonesia.Nah,Langsung saja tanpa basa basi ini dia isinya.
Adapun 5 dasar/asas yang ada pada Pancasila yang tercantum pada paragraf ke-4 Preambule (Pembukaan)Undang -undang dasar 1945 adalah Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Kata Lahirnya Pancasila merupakan
judul pidato yang disampaikan oleh Soekarno dalam
sidangBPUPKI (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) pada
tanggal1 Juni 1945. Dalam pidato
tersebut muncul rumusan awal serta konsep Pancasila pertama
kalinya, yang dikemukakan sendiri oleh Soekarno sebagai dasar negara.
Selanjutnya BPUPKI membentuk panitia untuk merumuskan dan menyusun Undang undang dasar, dan terbentuklah Panitia sembilan yang terdiri dari Ir.Soeakarno, Mohammad Hatta, Mr. AA Maramis,Abikesno Tsoekoresojo, Abdul Kahar Mudzakir, Agus Salim, Ahmad Soebardjoe, Wahid Hadjim, dan Mohammad Yamin yang
ditugaskan untuk merumuskan kembali Pancasila sebagai Dasar Negara dan
menjadikannya sebagai teks proklamasi kemerdekaan Indonesia. Rumusan
Pancasila tersebut akhirnya dicantumkan dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar
1945, yang disahkan sebagai dasar negara Indonesia merdeka pada tanggal 18 Agustus 1945 oleh BPUPKI.
Sejak zaman dulu
Burung Garuda telah dianggap mulia sehingga Garuda menjadi simbol
nasional Indonesia, sebagai perwujudan ideologi Pancasila. Lambang
negara Indonesia adalah Garuda Pancasila dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika. Lambang
negara Indonesia berbentuk Burung Garuda yang
kepalanya menoleh ke sebelah kanan, perisai berbentuk menyerupai jantung yang
digantung dengan rantai pada leher Garuda, dan semboyan Bhineka Tunggal Ika tertulis diatas
pita yang dicengkeram oleh garuda yang artinya adalah “Berbeda-beda tetapi tetap satu”.
bagus
BalasHapus